112 Anak Yatim Korban Konflik & Tsunami Diwisuda di Pidie

112 Anak Yatim Korban Konflik & Tsunami Diwisuda di Pidie
A A A

Sigli, acehtoday.com  - Sebanyak 112 Orphans yang tersebar di kabupaten Pidie meraih predikat kelulusan pada 2020. Semua yatim itu merupakan korban Konflik dan bencana tsunami Aceh. Orphans tersebut merupakan siswa yang menerima bantuan beasiswa dari Islamic Development Bank (IsDB).

Program beasiswa yatim ini telah berjalan mulai 2007 dan masih berlangsung sampai sekarang. "Penyaluran beasiswa Yatim ini langsung diserahkan kepada Yatim melalui Rekening Bank Muamalat atas Yatim yang bersangkutan dengan QQ Ibu kandung atau Wali dari yatim korban Konflik dan Tsunami" ucap Staf Program & Databese Orphans Kafala Program Pidie,  Zikrillah, Senin (22/6/2020) di Pidie.

"Pada tahun 2020 ini Orphans Kafala Program (OKP) telah berhasil membantu beasiswa bagi 112 yatim korban Konflik dan Tsunami. Lanjutnya, Besaran beasiswa yang dibantu sebesar Rp. 350.000 per bulan dan langsung dikirim ke rekening yatim masing-masing, selain itu mereka juga mendapatkan biaya perawatan ketika sakit" ungkapnya.

Selain itu, "mereka juga mendapat bantuan beasiswa $ 30, $ 24 dalam bentuk beasiswa setiap bulan, sedangkan $ 6 berupa bantuan Supervisi, Monitoring, Educational, Health Care, dan Life Skiil".

"Total Yatim yang ada di bawah naungan OKP pada tahun 2020 berjumlah 469 yatim yang sekolah mulai SD sampai SMA/ Aliyah. Pada tahun ini sebanyak 112 Yatim telah di Graduation dan sisanya 357 Orphan" ujar Staf Program dan Data OKP

Pada tahun 2020 ini, Yatim yang berada di bawah naungan Orphan Kafala Program (OKP) mendapat bantuan dengan total $ 148,386.87 dengan rincian kegiatan School Kits, Orphans Camp, Computer Course, Medical Reuimbersement,  Nutritional Campaign,  Training Computer, Mechanical Training, Sewing Training. Semua Program tersebut akan kami tuntaskan sampai akhir tahun 2020, ungkap Mantan Aktifis PII tersebut.

OKP merupakan Program Beasiswa bagi anak Yatim Korban Tsunami dan Konflik di Aceh.  Program ini telah berjalan selama 13 tahun  yang didanai oleh Kerajaan Arab Saudi melalui Islamic Development Bank  (IsDB).[]

Komentar

Loading...