Rba3

17 Tahun Gempa dan Tsunami Aceh, Cerita Penyintas Untuk Anak Cucu

A A A

Banda Aceh, acehtoday.com - Sudah berlalu 17 tahun atau tepatnya pada 26 Desember 2004 silam, bencana gempa dan tsunami masih saja membekas di benak masyarakat Aceh.

Ahad (26/12/2021) lalu, warga Aceh kembali mengingat musibah dasyat itu, berziarah ke sejumlah kuburan massal korban tsunami dan tak lupa memanjat doa.

Dibalik ingatan pilu tiap 26 Desember, pengalaman menghadapi gempa dan tsunami ini menjadi catatan dan pelajaran berharga yang diceritakan ke genersi berikutnya.

Generasi pasca tsunami 2004 setidaknya disampaikan masyarakat Aceh dengan mengajak serta anak-anaknya berziarah.

Dari lokasi kuburan massal korban gempa dan tsunami, anak-anak ini kemudian diedukasi tentang salah satu bencana terdasyat yang pernah dialami.

Samsi mengaku khawatir bila anak-anaknya tidak memiliki pengetahuan tentang gempa dan tsunami yang bisa terjadi kapan saja di masa mendatang.

Sementara itu nek Mutia, mengedukasi cucunya tentang gempa dan tsunami dengan mengajak serta cucunya ke lokasi pameran foto.

Perempuan 75 tahun yang berhasil selamat dari gempa dan tsunami ini berharap apa yang dilihat cucunya bisa menjadi pelajaran berharga.

Kini, hanya secuil bangunan bekas kerusakan gempa dan tsunami tersisa di Aceh.

17 tahun berlalu, pembangunan di Aceh berkembang pesat dan mengakibatkan bangunan sisa-sisa bencana dasyat itu nyaris hilang.[]

Sumber:Korelasi

Komentar

Loading...