4 Sehat 5 Sempurna Ala Doni Monardo

4 Sehat 5 Sempurna Ala Doni Monardo
A A A

Oleh Egy Massadiah (Tenaga Ahli BNPB, Anggota Gugus Tugas Covid-19)

 Jakarta,  acehtoday.com  - Bersyukur, melewati 60 hari bertugas sebagai Kepala Gugus Tugas, tidak ada tanda-tanda kendor sedikit pun dari sosok Doni Monardo. Dalam banyak kesempatan, ia mengatakan, sedikit saja pasukan melihat panglimanya kendor, maka mental prajurit di lapangan bisa terganggu.

Konsisten dengan jargon Pentahelix, ia menyelaraskan semua program tadi menjadi program kerja kolektif. Bencana, baik alam maupun non alam, adalah tanggung jawab bersama. Karenanya, penanganannya pun harus bersatu dan bersama-sama.

Pentahelix adalah model gotong royong yang sangat sesuai diterapkan di Indonesia. Termasuk ketika bangsa ini dilanda wabah seperti yang sedang kita alami. Keterlibatan pemerintah bersama unsur masyarakat/komunitas, pengusaha, akademisi, dan media menjadi modal utama melawan bencana.

Dalam bingkai itu pula Doni tidak pernah mengendorkan semangat melindungi masyarakat dari paparan corona. Prinsip Doni Monardo, yang sakit harus sembuh, yang sehat tetap sehat. Yang tak kalah pentingnya, warga tidak boleh terpapar virus dan juga terkapar akibat dampak PHK.

Ingin tahu bagaimana Doni Monardo menjalani resep hidup sehat? Ia punya semboyan “empat sehat lima sempurna”. Berbeda dengan pengertian umum, empat sehat lima sempurna jaman dulu.  Nah  Doni merumuskan empat sehat lima sempurna ini kaitannya dalam menghadapi wabah Covid-19.

Yang pertama, mengenakan masker.

Kedua, menjaga jarak (social & physical distancing).

Ketiga, rajin mencuci tangan dengan sabun.

Keempat, olahraga dan tidur teratur dan tidak panik.

Lima penyempurnanya adalah makanan yang bergizi.

Tetap sehat, jenderal!

Komentar

Loading...