Rba3

Aceh Besar Gelar Musrenbang RKPK

Aceh Besar Gelar Musrenbang RKPK
foto: MUSRENBANG - Sekdakab Aceh Besar Drs Sulaimi MSi membuka Musrenbang dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Aceh Besar tahun 2023 di Aula LPMP Gampong Niron Kecamatan Sukamakmur, Rabu (30/3/2022).
A A A

Kota Jantho, acehtoday.com - Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali yang diwakili Sekdakab Drs Sulaimi MSi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Aceh Besar tahun 2023 di Aula LPMP Gampong Niron, Kecamatan Sukamakmur, Rabu (30/3/2022).

Hadir dalam kesempatan itu, unsur Forkopimda, staf ahli Bupati, para Asisten Setdakab, Kepala Bappeda Aceh Besar Rahmawati SPd, pimpinan dan anggota DPRK Aceh Besar. Juga hadir para Kepala OPD, para Camat, akademisi, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali yang diwakili Sekdakab Drs Sulaimi MSi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus berupaya membangun infrastruktur di berbagai sektor, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, pertanian dan sektor-sektor lainnya.


Menurutnya, pembangunan tersebut bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi pengangguran, kemiskinan, serta meningkatkan sumber daya manusia.


Ditambahkannya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Besar tahun 2021, sudah membaik dibandingkan tahun 2020. Berdasarkan data dari BPS Aceh Besar, pertumbuhan ekonomi Aceh Besar tahun 2020 yang tercatat 0,31%, mengalami peningkatan pada tahun 2021 menjadi 2,44%. Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Aceh Besar juga mengalami peningkatan dan telah melebihi target yang telah ditetapkan.

Tahun 2021, IPM Aceh Besar tercatat 73,58. Pencapaian IPM tersebut sudah melebihi IPM Provinsi Aceh yang tercatat sebesar 72,18.


Pada bagian lain, ditambahkannya, walaupun sudah melebihi dari target yang ditetapkan, Pemkab Aceh Besar tetap berupaya melakukan berbagai inovasi di berbagai sektor pembangunan, terutama di sektor pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.


Di samping itu, terang Sekdakab Aceh Besar, pihaknya menargetkan akselerasi pembangunan pada tahun 2023, khususnya pada sektor infrastruktur pelayanan dasar untuk mengurangi beban masyarakat sebagai upaya percepatan penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi.


Tapi, pihaknya juga menyadari tugas Pemkab Aceh Besar tahun yang akan datang sangat berat dalam upaya mensejahterakan masyarakat, sehingga perlu adanya sinergisitas seluruh stakeholder dan partisipasi masyarakat untuk membangun bersama Kabupaten Aceh Besar.


Pemkab Aceh Besar saat ini juga telah memprioritaskan beberapa program pembangunan tahun 2023. Di antaranya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk mengatasi dampak sosial pandemi Covid-19, peningkatan kualitas SDM yang berdaya saing, Reformasi dan tatakelola pemerintahan, dan pemantapan pelaksanaan Syariat Islam dan keistimewaan Aceh.


Ia melanjutkan, prioritas pembangunan perlu didanai dengan berbagai sumber anggaran, baik dari APBN maupun APBK yang sesuai dengan prioritas pembangunan nasional dan prioritas pembangunan Aceh.


Dalam kesempatan Musrenbang itu, Sekdakab Aceh Besar kembali mengajak seluruh OPD agar dapat meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat. Sebab, kinerja pelayanan masyarakat merupakan standard yang menjadi tolok ukur kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Daerah.


Sementara itu, Kepala Bappeda Aceh Besar Rahmawati SPd menjelaskan, Musrenbang RKPK itu diikuti Forkopimda, DPRK, OPD, akademisi, tokoh masyarakat, dan tokoh-tokoh perempuan. "Musrenbang ini mengusung tema peningkatan infrastruktur yang terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Aceh Besar ini,” jelasnya.[]



Komentar

Loading...