Bupati Abdya:  Masalah di Aceh Bersikap Ala Anak Raja dan  Panglima

Bupati Abdya:  Masalah di Aceh Bersikap Ala Anak Raja dan  PanglimaFB Akmal Ibrahim
Akmal Ibrahim (kanan)
A A A

Banda Aceh, acehtoday.com  - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim menyatakan persoalan Aceh yang sebenarnya kita selalu berpikir dan bersikap sebagai anak raja dan panglima. Banyak perintah, banyak berharap, banyak minta dilayani, banyak yang tak beres, dan banyak mengkritisi bahkan saling menyalahkan.

“Faktor pemicu paling dominan adalah soal raja dan panglima, Soal kekuasaan, serta soal tumpok atawa rezeki. Bahkan soal gesekan antar elite, begitua-begituan juga topiknya,” tulis Akmal di Facebook, Senin (242/2020).

Akmal menyatakan makanya diskusi dan pendapat, cenderung mencari siapa yang salah dan menjadi awet karena terus saling menyalahkan. Walaupun diskusinya makin panjang dan seru, masalahnya juga begitu-begituan terus. Cuma berputar soal kekuasaan, tumpok atau fasilitas.

“Kita lupa bicara dan komit soal solusi, sebab semangatnya adalah konflik serta persaingan, perebutan pengaruh, kekuasaan, dan tumpok itu tadi. Akhirnya, dalam jangka panjang, rakyat tak ada solusi, elite kekuasaan juga tak pernah aman dan nyaman berkonsentrasi,” kata mantan wartawan Serambi Indonesia ini.

Dia menambahkan Jadi Aceh bukan cuma persoalan miskin, pengangguran, atau tata kelola yang salah. Persoalan sebenarnya, kita tersesat.

“Ini cuma pemikiran seorang mantan wartawan, dan moga juga saya tersesat, atau berharap kesimpulan itu salah alias tak pernah ada,” pungkasnya.

Komentar

Loading...