Diaspora Aceh Tawarkan 9 Saran Respons Covid-19

Diaspora Aceh Tawarkan 9 Saran Respons Covid-19
A A A

Banda Aceh, acehtoday.com  - Aguswandi mantan aktivis Aceh yang kini menjadi diaspora Aceh menawarkan 9 saran konkret untuk mitigasi dan respons  terhadap covid-19/corona.  rekomendasi ini  berdasarkan pelajaran dari respons berbagai tempat lain di dunia. sembilan saran ini dikutip dari FB Aguswandi pada Kamis (26/3/2020).

1. Semua harus menyikapi bahwa kita seperti semua sudah kena covid-19/corona. Ini belajar dari pemerintah Selandia Baru yang mengajak rakyat bertindak dan bersikap semua sudah kena Virus. Ini menyebabkan semua tidak lalai dan berhati-hati sekali.  Dan semua bekerja sama untuk saling tidak menularkan.

2. Tes, tes, tes covid-19. Urgency untuk menyediakan alat dan segera melakukan tes virus ini untuk semua dan massal (kaya dan miskin). Semua biaya keuangan harus dialihkan  ke sini. Kalau pemerintah pusat sering ‘memarahi’ pemerintah daerah yang tidak beres mengunakan anggaran untuk rakyat. Ini adalah kesempatan, gunakan semua biaya anggaran untuk pengadaan alat pengetesan sekarang juga, hari ini juga. Ini pesan WHO, tes  sebanyak mungkin, yang kena diisolasi dan dijaga, yang tidak ikut berhati-hati.

3. Deklarasi darurat kesehatan. Ini seperti darurat pascatsunami (bukan darurat militer 2003 sebelum tsunami 2004). Ini untuk mempermudah semua percepatan tindakan untuk menangani COVID-19.  Aceh dan daerah punya banyak kewenangan, ambil kewenangan ini.  Kalau pusat lambat, daerah ambil alih kewenangan ini. Sierra Leone yang ‘zero’ kasus sudah mengumumnkan darurat kesehatan untuk 12 bulan ke depan.

4. Beri ‘basic income’ (tunjangan dana kebutuhan dasar) untuk semua keluarga yang miskin beberapa bulan ke depan ini, dan juga pengusaha kecil. Dampak ekonomi akan besar sekali pada masyarakat umum. Beri tunjangan untuk per keluarga bagi semua yang miskin untuk beberapa bulan ke depan. Tanpa pandang bulu, siapa saja. Upaya tunjangan di pegang ibu rumah tangga, yang biasa lebih bijaksana mengurusi kebutuhan keluarga. Ambil biaya manapun untuk dialihkan kemari, semua biaya yang tidak essential, semua dialihkan kemari, semua.

5. Segera sediakan, beli, ambil dari berbagai sumber fasilitas hygiene dan sanitasi untuk memastikan akses masyarakat luas terhadap pencucian tangan, kebersihan diri dan sebagainya. Sediakan diberbagai sudut dan tempat untuk fasilitas ini.

6. Fasilitasi tim medis untuk bisa bekerja maksimal, dengan memberikan cara agar mereka bisa konsentrasi penuh: ruang parkir mereka, angkutan, akses untuk anak dan keluarga yang membuat mereka tidak perlu kawatir tentang nasib dan situasi anggota keluarga dan bisa konsentrasi penuh penanganan COVID-19.

7. Sediakan fasilitas terpisah untuk response ini, supaya tidak memperparah keadaan dengan pasien COVID-19 bercampur dengan pasien non COVID.

8. Mendorong relawan dan volunteer massal agar semua bisa terlibat membantu response, baik volunteer untuk mebantu tim medis, volunteer untuk sosialisasi (online dan tanpa bersentuhan, dan sebagainya).

9. Perkuat solidaritas antar sesama, tidak saling menumpuk komoditi, saling membantu dan merangkul, walaupun tidak bisa berdekatan secara fisik.

#janganmudik

Komentar

Loading...