Dyah Canangkan Program Masker For All

Dyah Canangkan Program Masker For All
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati
A A A

Banda Aceh, acehtoday.com – Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati mencanangkan gerakan Masker For All dalam acara Launching Penyaluran 1 juta Masker untuk keluarga kurang mampu di Aceh yang dilaksanakan di Dinas Koperasi dan UKM Aceh pada Minggu 19 April 2020.

Dyah mengatakan, pengadaan satu juta masker itu dilakukan Pemerintah Aceh guna mendorong masyarakat memakai masker setiap beraktivitas di luar rumah. Sehingga dapat mempersempit potensi penyebaran virus corona.

 “Ya, ini kita namakan gerakanya Masker for All. Harapanya, masyarakat kita saat ini yang masih sering keluar rumah, jadi nanti kalau keluar rumah wajib  memakai masker. Itu kita akan berlakukan nanti setelah masker ini dibagikan seluruhnya,” kata Dyah usai acara Launching.

Dalam kesempatan tersebut Dyah berharap kepada Dinas Koperasi dan UKM Aceh untuk bisa lebih mempercepat produksinya, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi program Masker Fol All bisa di jalankan dan semua masyarakat Aceh menggunakan masker secara kesuluruhan.

Pun begitu menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat Aceh dalam memakai masker masih rendah, karena itu menurut Dyah tugas selanjutnya adalah melakukan sosialisasi di tingkat bawah.

“Setelah membagi masker, selanjutnya kita harus mensosialisasikan, dan kita harus menerapkan aturan-aturan, kalau mungkin misalnya, yang tidak mengunakan masker tidak boleh berjualan, harus sampai seperti itu,” tegas Dyah.

Ia menegaskan, bahwa memakai masker tersebut bukan semata mata kepentingan pemerintah Aceh, namun menurutnya pemerintah justru ingin melindungi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koerasi dan UKM Aceh, Wildan menyatakan sudah seribu lebih UMKM dan IKM yang terlibat dalam program 1 juta masker yang di canangkan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

“Sampai tadi pagi yang tercatat sudah mendaftar, 1.014 UMKM dan IKM yang bergerak di bidang jahit menjahit, sebenarnya lebih, tapi itu yang sudah terdata,” katanya.

Sejauh ini Wildan mengaku tidak ada kendala dalam proses penyelesaian 1 juta masker tersebut. “Tidak ada kendala, semangat antusiasme dari pelaku UMKM dan IKM itu luar biasa,” tambahnya.  

Untuk harga yang akan di bayarkan Wildan mengaku sudah mendapat kata sepakat dengan pihak UMKM dan IKM yang terlibat dalam program 1 juta masker tersebut.  

“Sebenaranya Rp 7000, kita sudah hitung angka yang pas bersama pelaku UMKM dan IKM dan dengan Taylor. Jadi kita hitung materialnya habis berapa, ongkosnya berapa dan kita lebihkan sedikit untuk keuntungan UMKM dan IKM. Setelah kita hitung, jadi kita ambil angka tengah-tengahnya nanti yang akan diterima oleh UMKM untuk satu Masker Rp 7000,” tegas Wildan.

Senada dengan Wildan, Plt Kadis Perindag Aceh, Muslem Yacob mengaku siap menyukseskan program 1 juta masker untuk keluarga kurang mampu dan pencanangan  Masker For All oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati tersebut.

“Kita dari jajaran Disperindag Aceh siap menyukseskan langkah Plt Gubernur Aceh yang memesan 1 juta masker dari UMKM dan IKM. Ini luar biasa, karena, IKM dan UMKM kita dalam kondisi terpuruk menghadapi dampak Covid-19 ini,” kata Muslem.

Selain itu, Muslem berharap nantinya ada pihak lain yang juga memesan masker kepada UMKM dan IKM yang ada di Aceh, agar IKM dan UMKM kembali dapat bergeliat.

“Tentu saja UMKM dan IKM kita mendapat angin segar dengan adanya program 1 juta masker ini, mudah-mudahan ada pesanan-pesanan lain dari pihak lain, untuk memberdayakan UMKM dan IKM. Intinya kami dari Disperindag sangat sangat siap untuk menyukseskan program 1 juta masker ini,” pungkas Muslem.[]

Komentar

Loading...