Jangan Sok Pahami Mudik & Pulang Kampung!

Jangan Sok Pahami Mudik & Pulang Kampung!
A A A

Oleh: Bisma Yadhi Putra (Warga Aceh)

Banda Aceh, acehtoday.com - Soal "mudik" dan "pulang kampung" banyak orang terjebak di teks tanpa melihat konteks pembicaraan yang disampaikan Presiden Jokowi. Karena cuma fokus di teks, di istilah, maka lahirlah komentar-komentar receh. Mulai dari tukang becak sampai setingkat dosen ngereceh.

Konteks yang disampaikan Jokowi: ribuan orang di Jabotabek kena PHK dan dirumahkan akibat kebijakan perusahaan mengurangi tenaga kerjanya demi meminimalkan kerugian. Ini juga terjadi di daerah-daerah lain.

Di Banda Aceh, misalnya, warkop-warkop dan cafe-cafe sudah mengurangi jumlah pegawai mereka. Yang kena shift malam dirumahkan karena warkop dan cafe tidak buka malam lagi untuk menghindari keramaian. Sebagian di-PHK. Ini kasus nyata di Banda Aceh!

Orang-orang ini lantas tidak  punya lagi pendapatan, sehingga untuk survive di kota makin berat. Harus ke mana lagi mereka? Ya mereka pulang kampunglah! Karena negara pun belum bisa menyelamatkan mereka.

Jadi, wajar orang pulang ke Sibreh Aceh Besar karena di Jakarta tidak ada pekerjaan lagi. Artinya, mereka bukan "mudik", tapi "pulang kampung".

Mudik itu konteksnya kau pulang kampung sebentar untuk kumpul keluarga. Kau kerja misalnya di Dinas Anu, terus kau pulang kampung pakai mobil dinasmu, nah itu mudik namanya.

Yang namanya orang mudik, ya balik lagi ke kota . Tapi orang pulang kampung untuk mencari pekerjaan lain kan beda. Mereka akan menetap di sana untuk memulai kehidupan baru (dengan pekerjaan baru).

Mereka bisa aja balik ke kota. Tapi kalau masih Corona dan pekerjaan tidak ada, ya itu goblok namanya. Cari mati. Dan kalau mereka balik lagi ke kota pas tidak ada lagi Corona, ya apa salahnya?

Jadi, klen lihat konteks pas orang bicara. Jangan terjebak di teks. Nih sebenarnya malas kubuat tulisan gini. Pasti dituduh buzzer lah, buzzeRp lah. 

Memfitnah orang sebagai buzzer sambil bangga-banggain diri dengan gelar SJW? [].

Komentar

Loading...