Jenderal Aktif Diminta Pimpin Satgas Covid-19,  Usul  The Jokowi Center

Jenderal Aktif Diminta Pimpin Satgas Covid-19,  Usul  The Jokowi Center
Direktur Eksekutif The Jokowi Center Teuku Neta Firdaus
A A A

Jakarta, acehtoday.com - Direktur Eksekutif The Jokowi Center Teuku Neta Firdaus mengusulkan Pemerintah Indonesia membentuk satuan tugas (satgas) Penanganan Virus Corona (Covid-19). Keberadaan satgas ini untuk mendeteksi WNI yang terpapar virus yang belum ada obatnya.

Alasan lain perlu  membentuk satgas ini yakni jumlah positif terpapar Covid-19 hingga Senin (9/3/2020) sudah mencapai 19 pasien. Ada kemungkinan angka ini akan bertambah lagi setelah ditelusuri. “Indonesia harus gerak cepat, langkah efektif diantaranya adalah membentuk Satgas Covid-19 Nasional yang dipimpin oleh jenderal aktif yang bisa menggerakkan semua lintas sektor,” usul Teuku Neta, Selasa (10/3/2020) di Jakarta.

Teuku Neta menuturkan aksi cepat tersebut untuk mengisolasi yang terduga diserang virus corona. Untuk itu, lintas sektor yang melibatkan berbagai kementerian, TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), untuk menelusuri warga yang pernah kontak dengan pasien positif corona. Tugas Satgas Covid-19 juga mengedukasi masyarakat tidak panik dengan corona, mengadakan kegiatan preventif dan promotif.

Menurut data, aksi penyebaran hoaks Covid-19 di Indonesia termasuk tertinggi di Asia Tenggara. Alternatif lain, Indonesia bisa meniru model Pemerintah Kota Hubei di China yang membayar 10.000 yuan (Rp 20,5 juta) kepada warga yang  proaktif melaporkan gejala penyakitnya dan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

 “Warga harus pro aktif melaporkan dirinya, teman atau tetangga yang pernah berdekatan dengan pasien Covid-19 agar penyebarannya bisa terisolasi,” pinta Direktur Eksekutif The Jokowi Center.

Komentar

Loading...