Ketua Komisi V DPRA, Minta PLt Gubernur Perhatikan Mahasiswa Aceh di Perantauan

Ketua Komisi V DPRA, Minta PLt Gubernur Perhatikan Mahasiswa Aceh di Perantauan
Komisi V DPR Aceh, Falevi Kirani
A A A

Banda Aceh, acehtoday.com – Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Falevi Kirani mengapresiasi mahasiswa Aceh yang memilih bertahan di perantauan.

Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta warga Aceh di perantauan untuk tidak pulang kampung sementara waktu guna mencegah penyebaran Covid-19 di Aceh.  

“Kita mengapresiasi inisiatif kawan-kawan IMPAS dan IKAPA yang memilih bertahan di Jakarta dan sebagian lagi di Bandung untuk pencegahan Covid-19 di Aceh.” katanya.

Menurutnya, bertahannya mahasiswa di Jakarta dan Bandung juga bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan pemerintah dalam upaya memutuskan penyebaran Covid-19 di Aceh.

“Secara khusus mahasiswa patuh terhadap kebijakan pemerintah Aceh untuk sementara tidak pulang Kampung,” jelasnya.

“Untuk itu kami mengharapkan kepada Pemerintah Aceh dapat menyahuti inisiatif kawan-kawan IMPAS dan IKAPA untuk memberi bantuan kepada mahasiswa yang masih bertahan di perantauan.

Secara khusus Politisi dari Fraksi Parta Nanggroe Aceh (PNA) yang baru pertama sekali menempati kursi Dewan tersebut berharap, IMPAS di Jakarta dan IKAPA yang ada di Bandung dapat mengembangkan pendataan mahasiswa di seluruh Indonesia.

Ia menegaskan, inisiatif mahasiswa melakukan pendataan terkait mahasiswa yang kurang mampu, sangat positif dan sangat membantu pemerintah dan mahasiswa utk dilakukan langkah-langkah lanjutan secara social.

“Ya, lanjutkan pendataanya, terutama mahasiswa yang ada di seluruh pulau Jawa. Nanti bisa menjadi referensi bagi pemerintah Aceh saat akan melakukan langkah-langkah selanjutnya, seperti memberi bantuan,” katanya.

Atas nama Komisi V DPR Aceh, Falevi Kirani  menyampaikan rasa terimakasihnya atas langkah konkrit IMPAS dan IKAPA dalam melakukan advokasi tersebut.

“Kita harapkan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Aceh. Saya akan segera komunikasikan dengan pimpinan untuk  selanjutnya dikomunikasikan kepada Plt Gubernur Aceh. Supaya mahasiswa di perantauan ini tidak luput dari perhatian pemerintah Aceh,” tegas Falevi.[]

Komentar

Loading...