Lawan Covid-19, Mahasiswa Aceh di Inggris Akan Kerjakan ini

Lawan Covid-19, Mahasiswa Aceh di Inggris Akan Kerjakan ini
Fahmi Yunus
A A A

Banda Aceh, acehtoday.com - Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani menuturkan hingga Minggu (22/3/2020), Pukul 17.00 WIB, tercatat Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Aceh meningkat menjadi 204 orang dari sebelumnya 84 orang pada Sabtu (21/3/2020) Pukul 10.00 WIB. Menurutnya, penambahan itu karena banyak orang baru pulang dari daerah penularan lokal, seperti Jakarta, Bandung, dan bahkan luar negeri.

Mengingat semakin parahnya wabah Covid-19, Fahmi Yunus mahasiswa di Sheffield Inggris menulis jika dia gubernur Aceh, ada enam langkah yang dilakukannya  dikutip pada Senin (23/3/2020) yakni

1. Mulai malam ini mengumumkan Keadaan Darurat. Diantaranya, peraturan karantina kepada warga di rumahnya masing-masing. Tidak boleh keluar rumah, kecuali untuk membeli kebutuhan makanan pokok dan obat-obatan. Orang-orang yang boleh keluar untuk bekerja adalah mereka yang berkaitan dengan kepentingan hidup orang banyak di saat darurat, seperti petugas medis, pemadam, dan lain-lain.

2. Menutup tempat-tempat berkumpul seperti warung kopi, kafe, restoran, dan tempat-tempat publik lainnya.

3. Oleh karena banyak orang yang tidak dapat mencari nafkah oleh karena penutupan tersebut (seperti poin no.2), maka saya akan mengalokasikan dana yang bersumber dari anggaran daerah atau Otsus. Ini bertujuan untuk memberi subsidi atau bantuan tunai kepada masyarakat yang mengandalkan mata pencaharian dari pekerjaan harian. Juga memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak ekonomi secara langsung.

4. Mengalokasikan dana tambahan dengan berbagai cara bagi upaya-upaya penyembuhan korban. Diantaranya dengan menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai kepada rumah sakit, dokter, dan petugas medis lainnya, mengingat mereka adalah ujung tombak dalam penanggulangan wabah penyakit ini. Juga dengan memberikan dukungan kepada pihak keluarga tenaga medis.

5. Agar peraturan tersebut dijalankan secara disiplin, saya akan bekerja sama, tepatnya meminta bantuan kepada TNI & Polri untuk menangkap warga yang berani keluar rumah tanpa kepentingan mendesak (seperti poin no.1). Atau dengan memberlakukan denda Rp.1 hingga 2 juta.

6. Peraturan ini akan ditinjau kembali sesuai dengan kondisi dan perkembangan selanjutnya.

Sheffield, 21 Maret 2020.

#janganmudik

Komentar

Loading...