Manfaat Bercanda Dalam Agama Islam

Oleh Rajendra

Manfaat Bercanda Dalam Agama Islam
A A A

Di dalam pergaulan pun, Rasulullah juga bercanda. Diriwayatkan dari al-Hasan, dia berkata, seorang nenek tua mendatangi Nabi. Nenek itu berkata, wahai Rasulullah! Berdoalah kepada Allah agar Dia memasukkanku ke dalam surga!’ Nabi menjawab, “Sesungguhnya surga tidak dimasuki oleh nenek tua.” Nenek tua itu pun pergi sambil menangis

Banda Aceh, acehtoday.com - Tujuan penciptaan manusia adalah beribadah. Namun, satu bagian dari tabiat hidup manusia juga bercanda atau tertawa. Dan, bukti Islam ajaran yang sempurna, tertawa alias bercanda pun dibolehkan, bahkan ada adab-adabnya.

Dalam buku Pemuda dan Canda karya ‘Aadil Bin Muhammad Al’Abdul ‘Aali disebutkan bahwa Ibn Abbas mengatakan, “Tertawa merupakan suatu tabiat atau perangai manusia.” Artinya, tertawa itu bagian dari fitrah manusia (QS an-Najm [53]: 43).

Suatu saat Aisyah RA berkata, “Suatu hari Saudah mengunjungi kami, dan Rasulullah duduk di antara diriku dan Saudah. Sedangkan, satu kaki beliau berada di pangkuanku dan satunya berada di pangkuan Saudah. 

Maka, kubawakan untuknya makanan (yang terbuat dari bahan tepung dan air susu) lalu kukatakan, “(Demi Allah), makanlah atau aku akan megotori wajahmu.” Dia lalu menolak dengan berkata, “Aku tak akan mencicipinya.” 

Lalu, kuambil makanan dari mangkuk yang besar dan kulumurkan ke wajahnya. Nabi Shallallahu alayhi Wasallam tertawa. Lalu, beliau mengangkat kaki beliau dari pangkuan Saudah agar ia bisa membalasku. Beliau berkata kepada Saudah, “Kotorilah mukanya!” Lalu dia mengambil makanan dari mangkuk besar dan melumurkannya ke mukaku, dan Rasulullah tertawa.” (HR an-Nasa’i). 

Hadis tersebut menunjukkan, Rasulullah tetap meluangkan waktu untuk bercanda atau bersenda gurau dengan istri-istrinya. Hal ini juga menunjukkan bahwa Rasulullah memang tidak pernah menomorduakan istrinya kala di rumah. 

Di dalam pergaulan pun, Rasulullah juga bercanda. Diriwayatkan dari al-Hasan, dia berkata, seorang nenek tua mendatangi Nabi. Nenek itu berkata, wahai Rasulullah! Berdoalah kepada Allah agar Dia memasukkanku ke dalam surga!’ Nabi menjawab, “Sesungguhnya surga tidak dimasuki oleh nenek tua.” Nenek tua itu pun pergi sambil menangis.[] 

 
 

Sumber:NusaKini.com

Komentar

Loading...