Masuk Liga 1, Persiraja butuh dana Rp45 miliar

Masuk Liga 1, Persiraja butuh dana Rp45 miliar
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan Presiden Persiraja Nazaruddin Dek Gam
A A A

Banda Aceh, acehtoday.com – Kesuksesan Persiraja lolos ke kasta tertinggi persebakbolaan Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh. Antusiasme masyarakat atas keberhasilan ini tergambar jelas dalam pembicaraan warung kopi, laman medsos, bahkan di kantor-kantor pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dalam sambutannya pada acara silaturrahmi dengan seluruh pemain, official dan pelatih tim berjuluk Lantak Laju itu, di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa 3 Desember 2019.

“Sepakbola adalah olahraga paling terkenal sejagat raya. Oleh karena itu, kesuksesan Persiraja kembali menjejak Liga 1 atau di masa lalu kita mengenalnya dengan Divisi Utama persepakbolaan Indonesia, memberikan rasa bahagia dan kebanggaan yang luar biasa kepada seluruh rakyat Aceh,” ujar Nova.

Dalam kesempatan tersebut, Nova mengajak semua pihak untuk mendukung perjuangan Laskar Lantak Laju agar meraih hasil maksimal selama mengarungi Liga 1.

“Saya dan kita semua berkewajiban untuk mendukung dan menjaga Persiraja. Untuk itu, sesuai dengan pemaparan Presiden Persiraja tadi, Pemerintah Aceh tentu berkewajiban membantu Persiraja. Saya akan menggandeng semua pihak untuk membantu menutupi kebutuhan dana persiraja selama berjuang di Liga 1. Agar meraih hasil maksimal, saya imbau para pemain fokus ke permainan, masalah finansial biar kami yang fikirkan,” pesan Nova.

Sebelumnya, dalam sambutannya Nazaruddin Dek Gam menjelaskan, bahwa untuk mengarungi Liga 1, Persiraja membutuhkan dana sebesar Rp40 miliar hingga Rp45 miliar.

 

Untuk memompa semangat para pemain, dalam kesempatan tersebut Plt Gubernur juga menyerahkan bonus sebesar Rp5 juta kepada masing-masing pemain dan official Skuat lantak Laju.

Untuk diketahui bersama, perjuangan Persiraja kembali ke Liga 1 memang tidak mudah. Klub yang dibentuk pada tahun 1957 itu pernah menjadi juara di Kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia pada tahun 1980, saat itu liga masih bernama Piala Perserikatan.[]

Komentar

Loading...