Melacak Penulis Hikayat Ta'eun Corona

Melacak Penulis Hikayat Ta'eun CoronaInternet
Dr. Sehat Ihsan Shadiqin, M.Ag
A A A

Banda Aceh, acehtoday.com  - Dalam beberapa hari ini viral hikayat berjudul Ta'eun Corona dengan insial Pak SIS lambhuk. Hikaya itu digaungkan oleh suara pria mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan suara perempuan dosen Universitas Teuku Umar Meulaboh Cut Asmaul Husna. Hikayat itu mendapat respons positif dan gampang dipahami. Siapa penulis hikayat itu?

Adalah Dr. Sehat Ihsan Shadiqin, M.Ag yang pernah belajar di Universitas Milano-Biccoca, Italia yang menulis hikayat tersebut. Proses kreatif ini terbilang cepat dan gampang dipahami warga. Dosen UIN Ar-Raniry  menuturkan sebagai berikut.

 “Sebenarnya saya bukanlah ahli membuat hikayat dan ini adalah hikayat pertama saya dalam bahasa Aceh. Jadi saya tulis dalam satu hari dan kemudian saya minta saran beberapa teman untuk mengoreksi dan memberikan masukan baik tentang materi atau bahasanya. Jadi kalau dibilang prosesnya sekitar 3 hari. Setelah hikayat saya tulis baru kemudian saya minta mahasiswa saya membacakannya dengan nada bacaan syair Aceh,” jelas Sehat kepada acehtoday.com, Senin (23/3/2020).

Sehat menyatakan padahal kampanye menggunakan hikayat akan sangat dapat menyentuh perasaan masyarakat dan kesadaran sosial masyarakat di Aceh. Apalagi hikayat adalah media komunikasi yang sangat efektif pada masa lalu. Banyak orang tua yang menginginkan penyampaian pesan sesuatu melalui hikayat. Dia menulis  hikayat ini untuk tujuan kampanye Corona ke dalam masyarakat. Sejauh ini belum melihat kampanye corona menggunakan pendekatan budaya lokal yang ada di Aceh.

 “Jadi saya buat hikayat ini, upload dan share melalui media sosial sehingga dapat dibaca dan didengar oleh banyak orang,”  pintanya

Penulis berbagai buku in berharap hikayat ini dapat dibuat ke video. Dengan menggabungkan hikayat dan video maka pembelajaran corona ini akan lebih masuk ke dalam masyarakat. Sehat menyatakan belum punya sumber daya membuat video tersebut dan berharap ada yang rela memadukan bacaan syair ini dengan video yang terkait dengan coronavirus

#janganmudik

Komentar

Loading...