ODP di Aceh Menjadi 125, Nova Iriansyah Minta Tutup Tempat Keramaian

Masyarakat Aceh Perantauan, Dihimbau Tunda Pulang Kampung

ODP di Aceh Menjadi 125, Nova Iriansyah Minta Tutup Tempat Keramaian
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah
A A A

Banda Aceh, acehtoday.com  -- Jumlah Orang Dalam Pengasawan (ODP) Covid-19 di Aceh kian bertambah, pun begitu, masyarakat diharapkan tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga jarak dan tidak berada ditengah kerumunan.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, telah menerbitkan surat yang ditujukan kepada Walikota Banda Aceh untuk sementara waktu segera menutup tempat-tempat keramian, seperti pantai Ulee Lheu, Cafe, Warung Kopi, Karaoke, Wahana Permainan, dan tempat hiburan lainya.  

Jumlah ODP seluruh Aceh, berdasarkan data pukul 17.00 wib kemarin, sebanyak 97 orang, sementara itu pada Minggu 22 Maret 2020 pukul 18:30 berdasrkan data https://dinkes.acehprov.go.id/ jumlah tersebut terus menanjak menjadi 125 orang.

dinkes. acehprov.go.id

Sementara itu, untuk menutup ruang penularan Covid-19 masyarakat Aceh yang berada di kawasan DKI Jakarta dan di daerah lainnya di seluruh Indonesia diimbau untuk Aceh saat ini agar tidak pulang ke Aceh (mudik) hingga tiga minggu ke depan. 

Imbauan itu dikeluarkan berdasarkan perkembangan penyebaran virus Corona yang mengkhawatirkan masyarakat di Aceh, karena masifnya penularan virus penyebab Covid-19 itu di pelbagai daerah, terutama di Pulau Jawa. 

"Kita meminta masyarakat Aceh di rantau agar tidak pulang kampung dulu, agar mereka aman dari penularan," jelas Plt Gubernur Aceh melalui Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, Almuniza Kamal, Minggu, 22 Maret 2020.

Yang kita takutkan, lanjutnya, penularan virus justru terjadi dari seseorang yang tampak sehat tapi membawa virus dalam masa inkubasi kemudian menularkan kepada orang lain di pelbagai tempat yang dikunjunginya.. Karena interaksi antara banyak orang di stasiun atau bandara akan sangat beresiko tertular virus mematikan itu. 

"Kemungkinan lain orangnya sehat dan tanpa virus, namun karena bertemu dengan orang yang terpapar, akhirnya dia juga kena imbas. Lalu menularkan virus itu juga di kampung. Ini yang kita sangat khawatirkan," jelasnya.

Almuniza mengatakan, imbauan tersebut disampaikan kepada masyarakat Aceh di rantau atas dasar kepedulian pemerintah terhadap warga Aceh. "Setidaknya masyarakat Aceh di Jakarta jangan keluar Jakarta hingga masa imbauan ini berakhir (tiga minggu kedepan)," kata Almuniza. 

Secara nasional, hingga Minggu 22 Maret 2020, seperti diumumkan Juru Bicara Pemerintah Ahmad Yurianto, jumlah pasien yang positif covid-19 di Indonesia sudah mencapai angka 514, sembuh 20 orang dan meninggal menjadi 48 orang. 

"Atas dasar itu pula, Pemerintah Aceh meminta masyarakatnya yang berada di Jakarta dan di berbagai daerah lainnya ini untuk tidak meninggalkan daerah masing-masing," kata dia. []

#janganmudik

Komentar

Loading...