Pemkab Bener Meriah Akan Keluarkan Perbub Adaptasi Kebiasaan Baru Covid-19

Pemkab Bener Meriah Akan Keluarkan Perbub Adaptasi Kebiasaan Baru Covid-19Yusradi/acehtoday.com
A A A

Redelong, acehtoday.com - Untuk menindaklanjuti Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020, tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dan pencegahan dan penanganan Covid-19.

Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi memimpin rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda, forkopimda plus Kabupaten Bener Meriah dan Tim Taskforce Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah.

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, S.STP, M.AP, Jum’at (07-08-2020).

Mengatakan dalam rapat yang di gelar di rumah dinas Bupati Bener Meriah membahas tindak lanjut yang akan diambil oleh Pemerintah Kabupaten Bener Meriah atas terbitnya Inpres Nomor 6 Tahun 2020.

”hasil dari rapat koordinasi tersebut, untuk mendukung penerapan adaptasi kebiasaan
baru covid-19 di Kabupaten Bener Meriah, Bupati Bener Meriah mengintruksikan kepada Bagian Hukum Kabupaten Bener Meriah untuk segera menyusun draft Peraturan Bupati tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan
pengendalian Covid-19".

Riswandika juga menyampaikan bahwa gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Bener Meriah pada dasarnya telah menyusun pedoman adaptasi Kebiasaan Baru untuk sektor pendidikan, keagamaan, pelayanan publik,
perdagangan, transportasi, kegiatan sosial kemasyarakatan dan pelayanan kesehatan
sehingga penyusunan Perbub ini akan menguatkan penerapan adaptasi kebiasaan baru Covid-19 di Bener Meriah.

Salah satu hal penting dari Inpres ini adalah perbud yang nantinya
akan diterbitkan juga dapat mengatur pemberian sanksi baik bersifat administratif, teguran lisan
dan tulisan, kerja sosial serta pemberhentian dan penutupan sementara penyelenggara usaha  bagi pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan adaptasi kebiasaan baru Covid-19.

”Untuk Bener Meriah sanksi-sanksi ini kita usahakan bersifat edukasi dan terlebih dahulu akan kita perkuat sosialisasi dan komunikasi kepada masyarakat”[]

Sumber:Yusradi

Komentar

Loading...