Raih Ballon d'Or, Gengsi Messi Meningkat, Dompet Susah Dilipat

Raih Ballon d'Or, Gengsi Messi Meningkat, Dompet Susah Dilipat
Lionel Messi (REUTERS/Flavio Lo Scalzo)
A A A

Jakarta, acehtoday.com - Dini hari tadi waktu Indonesia, majalah sepakbola kenamaan asal Prancis, France Football, menggelar acara tahunan penganugerahan pemain terbaik dunia. Ballon d'Or alias Bola Emas, itu namanya.



Penghargaan tahunan ini sudah berlangsung sejak 1956. Pada 2010-2015, Ballon d'Or sempat dimerger dengan penghargaan pemain terbaik versi Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), tetapi bercerai pada 2016 sampai sekarang.



Sejak 2008, Ballon d'Or dikuasai oleh dua nama yaitu Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Hanya Luka Modric yang berhasil 'nyempil' dengan menyabet sang bola emas pada 2018.

Tahun ini, Virgil Van Dijk dijagokan untuk kembali memutus dominasi Messi-Ronaldo. Bek tengah klub Liverpool (Inggris) berkebangsaan Belanda ini memang memukau sepanjang musim 2018/2019.

Van Dijk dianggap berhasil mengubah pertahanan Liverpool yang awalnya sering 'melawak' menjadi sangat kuat. Musim lalu, Si Merah jadi tim dengan pertahanan terbaik di Liga Primer Inggris dengan catatan kemasukan 22 gol.

Big Virg menjadi figur sentral dalam perjalanan Liverpool menjadi juara Benua Biru. Van Dijk tampil 12 kali di Liga Champions Eropa dan mengantar Liverpool merenggut Si Kuping Besar setelah mengalahkan Tottenham Hotspur (Inggris) di laga pamungkas.

Lionel Messi (REUTERS/Albert Gea)

Messi Seperti Bukan Manusia

Namun berbagai pencapaian itu tidak cukup. Hasil akhirnya, Messi kembali dinobatkan sebagai pesepakbola terbaik di kolong langit. Ini menjadi Ballon d'Or keenam sepanjang karier Sang Messias, tidak ada pemain lain yang bisa menyamainya.



Van Dijk yang menempati urutan kedua harus menerima kenyataan. Dirinya memang sedang melawan sesuatu yang seperti bukan manusia.

Musim lalu, Messi adalah pencetak gol terbanyak di La Liga Spanyol dengan torehan 36 gol. Tidak cuma gelar pichichi di Spanyol, Messi juga menjadi top scorer Eropa sehingga diganjar European Golden Shoe.

Di Liga Champions, Barcelona memang dihentikan oleh Liverpool di babak semifinal. Namun Messi yang mencetak 12 gol sah menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi antar-klub nomor satu di Eropa.

Bukan hanya mencetak gol, Messi juga piawai memberikan pasokan umpan matang bagi rekan-rekannya. Pada musim 2018/2019, Messi menjadi pemberi assist terbanyak di La Liga dengan jumlah 13.



So, tidak heran sehebat-hebatnya Van Dijk tetap saja bakal sulit untuk menandingi capaian-capaian Messi. Van Dijk memang hampir pasti kalah, karena bersaing melawan dewa sepakbola...

Lionel Messi (REUTERS/Albert Gea)

Messi Bakal Makin Kaya Nih

Gelar Ballon d'Or memang bergengsi karena menjadi pembuktian diri bagi seorang pesepakbola. Namun ternyata mendapatkan Ballon d'Or bukan sekadar urusan gagah-gagahan. Ada keuntungan materi juga kok.


Mengutip El Confidencial, Modric menerima bonus EUR 800.000 (Rp 12,51 miliar dengan kurs saat ini) dari Nike saat memenangi Ballon d'Or musim lalu. Nike juga diyakini memasukkan klausul bonus EUR 2 juta (Rp 31,28 miliar) bagi Cristiano Ronaldo jika merengkuh si bola emas.



Harian Le Parisien mengungkap kabar yang lebih heboh lagi. Neymar Jr diberitakan berpotensi mendapat bonus EUR 3 juta (Rp 46,92 miliar) dari klubnya, Paris St Germain, jika berhasil memenangi Ballon d'Or.


Oleh karena itu, kemungkinan Messi akan menerima insentif yang sama. Selepas malam penghargaan, senyum Messi bakal kian lebar karena dompetnya makin susah dilipat.[]

Sumber:CNBC

Komentar

Loading...