Sejoli Rusia Tanam Ganja hidroponik di Jimbaran

Dalam setahun bisa empat kali panen.

Sejoli Rusia Tanam Ganja hidroponik di JimbaranBalitribunes
A A A

Bali, acehtoday.com - Pasangan Mishel Kvara Tskheliya (27) dan Iurii Chernov (31) tanam ganja di Bali. Mereka  menyewa rumah Nyoman Putra Asmara sejak 2017 dengan sewa Rp 50 juta per tahun. Rumah di Banjar Pantai Sari, Jimbaran, Badung, Bali  sebagai tempat budi daya ganja secara hidroponik.

Dalam pengakuannya saat digerebek Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Denpasar dan Satgas CTOC (Counter Transnational and Organized Crime) Polda Bali pada Rabu (29/1/2020) mereka mengaku pengangguran. 

Berdasarkan pengakuan mereka saat digerebek, setiap tiga bulan sekali pasangan tersebut memanen sekilo ganja dari satu pohon. Selama tiga bulan, mereka bisa menghasilkan 106 batang ganja, dan dalam setahun bisa empat kali panen.

"Ada beberapa temannya datang masuk terus keluar. Kalau mereka berdua mau keluar biasanya tengah malam, sebelum itu dia menoleh kanan kiri, mungkin untuk memantau keadaan," kata sang pemilik rumah.

Polisi  menyita 6 toples berisi ganja dengan berat bersih 710 gram, 14 pot berisi bibit tanaman ganja, dan 14 kecambah dalam mangkok kaca kecil.

Lalu, ada pula media penanaman seperti 2 timbangan elektrik, 1 cerobong, 1 alat pres, 1 lampu UV, 1 saringan, 2 kipas angin, 1 alat isap, 1 pengukur suhu, 2 kotak kertas papir, 3 bungkus pupuk, 2 korek api gas, dan 1 mesin air cooler. 

Karena ulahnya itu, kedua WNA ini dijerat Pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun, maksimal 12 tahun, dan denda Rp 800 juta – Rp 8 miliar. Demikian dikutip dari kumparan.[]

#janganmudik

Komentar

Loading...