Corona Bikin Sekolah Libur di Iran, Murid Tetap Bikin PR; Kisah Ortu WNI

Corona Bikin Sekolah Libur di Iran, Murid Tetap Bikin PR; Kisah Ortu WNIInternet
Ilustrasi warga Iran
A A A

Iran, acehtoday.com - Televisi Iran, Sabtu (22/2/2020) mengumumkan negara meliburkan atau menutup sekolah, universitas, dan pusat pendidikan di dua kota untuk mencegah penyebaran virus corona. Penutupan sekolah itu dimulai Minggu (23/2/2020) setelah dua waarga meninggal karena virus di kota itu dan seminggu di Arak.

"Kami memiliki 10 kasus COVID-19 baru yang dikonfirmasi. Sayangnya, salah satu kasus baru telah meninggal," kata juru bicara kementerian kesehatan Kianoush Jahanpour di televisi pemerintah Iran seperti dilansir Channelnewsasia.

Dampak dari corona, sekolah-sekolah di Iran diliburkan sejak seminggu lalu. Lalu, apakah proses belajar berhenti?

“Tentu saja tidak. Memanfaatkan teknologi kekinian, serba online. Jadinya selama libur khusus ini, proses belajar berlangsung online via group whatapp sekolah anak-anak,” ungkap Nasriati, WNI di Iran, Rabu (4/3/2020).

Nasriati menyatakan dirinya harus keep checking whatapp untuk melihat tugas-tugas sekolah anak-anak. Setiap hari, setiap anak wajib menyetor tugas-tugas yang diberikan. Yang luar biasa itu gurunya mengecek satu persatu tugas murid-muridnya.

“Jika ada yg bermasalah, beliau akan menelepon murid tersebut, berbicara dan mendengar curhatan murid-muridnya. MasyaAllah,” jelas warga Aceh ini.

Hingga Selasa (3/3/2020), kasus virus Corona di Iran mencapai 2.336 dengan korban meninggal 77 orang. Iran memiliki kematian tertinggi di dunia setelah Cina, pusat penyebaran penyakit. Warga yang sembuh 435 orang. Sekolah-sekolah diliburkan, bioskop ditutup. Transportasi publik kereta disemprot cairan disinfektan dua sampai tiga kali sehari dan sembahyang Jumat ditiadakan,

Komentar

Loading...