AcehTiket2

Usamah: Pemerintah Aceh Komit Meningkatkan Kualitas Dayah

Usamah: Pemerintah Aceh Komit Meningkatkan Kualitas Dayah
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Usamah El-Madny/ Foto: Istimewa
A A A

Banda Aceh, acehtoday.com -- Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah Elmadny, menyatakan Pemerintah Aceh terus meningkatkan komitmennya untuk memajukan Dayah di Aceh.

Hal itu disampaikan Usamah dalam sambutan pembukaan Musabaqah Qiraatil Kutub tingkat Provinsi Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, pada Sabtu 30 November 2019, malam tadi.

Menurut Usamah, metode yang diterapkan pemerintah melalui regulasi-regulasi yang pada akhirnya membuat Dayah semakin berkembang.

Data tahun 2018, mencatat jumlah dayah mencapai 1.136 unit. Jumlah tersebut tersebar hingga ke pelosok kampung. Banyaknya Dayah tersebut membuat lulusan kian banyak bahkan banyak di antara mereka yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

Beberapa bulan lalu, pemerintah telah melahirkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Regulasi itu merupakan sebuah sejarah baru karena merupakan bentuk pengakuan negara terhadap pesantren atau dayah.

Terkait Musabaqah Qiraatil Kutub tingkat Provinsi, Usamah Elmadny mengatakan pemerintah akan menjadikan event tersebut sebagai agenda dwi-tahunan yang akan digelar di kabupaten dan kota lain di Aceh.

Terkait tuan rumah pada penyelenggaraan tahun 2021 nanti, Dinas Pendidikan Dayah masih menunggu permohonan kesiapan dari pemerintah kabupaten/kota untuk selanjutnya diverifikasi oleh tim dari Pemerintah Aceh.

“Gagasan Plt Gubernur (untuk menyelenggarakan Musabaqah Qiraatil Kutub) ini alhamdulillah mendapatkan sambutan luar biasa. Semua kabupaten kota berpartisipasi tanpa satu pun yang absen,” kata Usamah.

Usamah menyebutkan sedikitnya 500 orang berpartisipasi dalam kegiatan yang melombakan 10 cabang lomba tersebut.

Sebelumnya Pemerintah Aceh juga telah menetapkan Qanun Aceh Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Aceh sebagai dasar pembentukan Dinas Pendidikan Dayah Aceh.

Selanjutnya, Pemerintah Aceh juga menetapkan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dayah.

Kedua Qanun itu merupakan bentuk perhatian serius Pemerintah Aceh terhadap penyelenggaraan pendidikan dayah. Dinas Pendidikan Dayah diberikan wewenang untuk melakukan pembinaan secara komprehensif. Mulai dari manajemen, kurikulum, tenaga kependidikan atau teungku-teungku dayah, sarana dan prasarana hingga para santri.

Dinas Pendidikan Dayah juga telah memberikan biaya pendidikan kepada 250 orang santri berprestasi. Selain itu, Pemerintah Aceh juga memberikan penghargaan Santri Award Tahun 2019 kepada lima penerima dalam bentuk piagam penghargaan dan hadiah umrah. []

acehtiket1

Komentar

Loading...