Warga Aceh di Solo Bahas Bangun  Meunasah

Warga Aceh di Solo Bahas Bangun  MeunasahIst
Kiri-kanan: Ahadi Zulfikar, Mukhlis , Abdulllah Puteh, Razali Ismail Ubit, Syareif tarmizi
A A A

Solo , acehtoday.com —Calon Wakil  Wali Kota Solo, Razali Ismail Ubit  dan puluhan warga Aceh di Solo bertemu anggota DPD Aceh  Abdullah Puteh di Resto Geprek Mama Solo,  Kamis (11/6/2020) malam.

Dalam Duek Pakat Himas dan Imaska hadir bersama sejumlah tokoh masyarakat Aceh yang terhimpun dalam Himpunan Masyarakat Aceh Solo Raya  (HIMAS) dan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Aceh Surakarta (IPMASKA) membicarakan fasilitasi pembangunan meunasah Aceh dan Sekretariat mahasiswa.

"Insya Allah jika Meunasah Aceh ada tentunya sangat memudahkan untuk siapa saja, baik pejabat maupun Masyarakat Aceh yang mengunjungi Kota Solo untuk bersiturahmi dan menyapa warga Aceh yang ada disini,” kata Razali.

Razali meminta Abdullah Puteh dan Pemerintah Aceh untuk memperhatikan masyarakat Aceh dan juga mahasiswa Aceh yang saat ini sedang berada di Solo.

Mengingat sejarah panjang para perantau Aceh di Solo dan terbentuknya Ikatan Putera Atjeh Surakarta di Surakarta, tanggal 13 Maret 1955 yang diketuai oleh Sjahbudin Mahjudin, Sekretaris T. Abdullah Ubit hingga kini berganti nama menjadi HIMAS.

“Menurut Razali penyediaan Fasilitas Meunasah dan Sekretariat untuk Mahasiswa Aceh itu sangatlah penting mengingat meunasah  tersebut nantinya akan  dipakai oleh berbagai kalangan Masyarakat Aceh di Solo untuk berbagai keperluan, terutama tempat singgah sementara untuk perantau yang baru menginjak kakinya di Solo, maulid,pertemuan rutin, dan kegiatan lainnya yang bersifat sosial dan keagamaan.

Hal senada juga disampaikan H. Iskandar Ketua Himas dan Jiyad Ketua  IPMASKA, menurutnya selama ini kami merasa seperti dianaktirikan oleh Pemerintah Aceh.

"Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada Bapak Abdullah Puteh yang telah meluangkan waktu bersilturahmi dengan kami,” kata Jiyad.

 Puteh menanggapi keinginan dan aspirasi yang disampaikan tersebut, dan akan menyampaikan kepada Pemerintah Aceh agar segera memprioritaskan penyediaan sekretariat untuk Mahasiswa yang ada di Solo.

"Mahasiswa adalah aset bangsa, Pemuda hari ini pemimpin kita di masa depan. Insya Allah akan saya perjuangkan ke Pemerintah Daerah maupun Pusat."[]

Puteh mengingatkan warga Aceh untuk saling menjaga silaturrahim sesama masyarakat Aceh di rantau. Pertemuan itu dihadiri oleh Mukhlis Ismail, Syarief Tarmizi, Adi Fa yang merupakan sepuh dan  tokoh masyarakat di Solo Raya.

Komentar

Loading...